The premier destination for your Dakwah

Berbuat Baik Untuk Diri Sendiri

Di antara kita, tidak jarang di hantui oleh rasa takut dan was was tentang masa yang akan datang. Tapi hal ini sangat lumrah di rasakan setiap orang. Kenapa hal ini terjadi, itu karena kita tidak akan pernah tahu kejadian esok hari. Ketidakpastian inilah yang kadang membuat rasa takut menjadikan diri kita lemah. Dan kabar buruknya apabila rasa takut ini berkelanjutan akan membuat kita kehilangan kreatifitas dan kepercayaan diri.

Sebenarnya banyak cara untuk menghilangkan rasa takut akan masa depan. Sangat banyak, namun tidak banyak yang menerapkan dalam kehidupan sehari hari. Kita selalu menganggap apapun yang terjadi itu sudah ketentuan Allah. Menurut saya, tidak semua hal harus kita pasrahkan. Dalam artian  tanpa berusaha untuk merubah kesalahan yang pernah kita lakukan. Lalu untuk apa kita di berikan alat untuk berfikir jika semua kita pasrahkan begitu saja? Rejeki, jodoh, dan mati itu memang sudah tidak bisa di tawar lagi. Namun tidak untuk merubah sesuatu dalam hidup.

Kopi takkan bisa manis tanpa larutan gula pasir. Begitupun pekerjaan, pendapatan, dan masalah masalah duniawi lainnya tidak akan pernah bisa kita ubah tanpa melakukan perubahan tindakan dan pola pikir. Kebanyakan dari kita justru berpasrah ( tanpa usaha ), mengeluh dan enggan meninggalkan kebiasaan yang justru membuat kita semakin terpuruk oleh keadaan.

Ubah mindset berfikir. Kenapa berfikiir? Karena tindakan yang kita lakukan adalah output dari apa yang kita pikirkan. Nah, orang yang mampu memaksimalkan kinerja pikirannya akan selalu terdorong untuk melangkah maju. Adalah kesalahan jika mengabaikan hal ini. Setiap orang di berikan kapasitas yang sama oleh Allah, agar dalam menjalani hidup tidak semena mena. Bisa kita bandingkan sendiri, seorang yang ahli dalam  bidang seni lukis, hasilnya akan sangat jauh berbeda dengan orang yang sama sekali tidak mengerti melukis. Yakan? Begitupun degan hidup. orang orang yang selalu menggunakan pikirannya akan sangat berbeda tindak tanduknya degan orang yang hanya mengandalkan tenaganya saja. Tapi bagaimana degan kita yang tidak tau sama sekali. Itulah gunanya belajar. Belajar di sini tidak harus selalu di sekolah ataupun di dalam gedung dan berseragam rapi. Belajar bisa di mana saja, degan siapa saja, asalkan konteksnya adalah belajar.

Ubah kebiasaan. kenapa? Dengan membiasakan diri melakukan hal hal yang positif dan bermanfaat. Akan mendorong alam bawah sadar kita melakukan lagi dan lagi. Bagaimana dengan kita yang sudah terlanjur terbiasa melakukan hal hal yang buruk? Kuncinya adalah bertaubat. Yang menjadi kesalahan kita hari ini. Adalah ingin menjadi apa yang kita inginkan, namun enggan melakukan apa yang seharusnya kita lakukan untuk mewujudkannya. Mengeluhkan banyak hal dan bla bla bla. Dan akhirnya kita terpuruk dalam ketakutan dan lupa memulainya.

Tentu dalam hal di atas adalah sebagian kecil dari banyak cara yang bisa kita lakukan. Banyak hal! Namun semuanya bukan berarti apa apa tanpa kita realisasikan dalam prilaku dan tindak tanduk dalam keseharian.

Semoga bermanfaat…

***

0 Comments

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*